Tata Cara Mengerjakan Tayamum

Islam adalah agama yang penuh dengan kemudahan bagi umat manusia. Salah satu contoh kemudahan Islam adalah adanya syariat tayamum.

Tayamum adalah cara menghilangkan hadats besar dan kecil ketika tidak memungkinkan bagi seseorang untuk wudhu dan mandi menggunakan air.

Tayamum adalah cara bersuci dengan tidak menggunakan air, tetapi dengan debu yang suci.

Lebih tepatnya , seseorang bertayamum menggunakan sha'id yang suci. As Sha'id adalah seluruh permukaan bumi, baik yang berdebu ataupun tidak berdebu.

"Sesungguhnya sha'iid yang suci adalah sarana bersuci bagi seorang muslim . Meskipun ia tidak menemukan air selama sepuluh tahun (ia tetap boleh bertayamum)". (HR Abu Dawud no.329, Shahih Sunan Abu Dawud no.322)

“Dijadikan bagi kami (ummat Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi was sallam ) permukaan bumi sebagai thohur/sesuatu yang digunakan untuk besuci[4] (tayammum) jika kami tidak menjumpai air”. (HR. Muslim no.522)

Ada beberapa sebab yang membolehkan seseorang untuk melakukan tayamum sebagai cara bersuci menggantikan wudhu dan mandi.

  1. Tidak ada air. Atau ada air, tetapi tidak bisa dijangkau. Misalnya air terdapat di tempat yang tidak aman. Atau harga air sangat mahal. Atau ada air, tetapi hanya cukup untuk minum saja.
  2. Tidak ampu menggunakan air. Misalnya pada kondisi sakit, yang jika dia menggunakan air untuk bersuci, maka akan membahayakan jiwanya atau penyakitnya. Atau pada kondisi yang sangat dingin menggigit.

“Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air atau berhubungan badan dengan perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan permukaan bumi yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu”. (QS. Al Maidah [5] : 6).


Tata Cara Tayamum
  1. Menepukkan kedua telapak tangan ke atas tanah
  2. Meniupnya
  3. Mengusapkannya ke wajah lalu ke kedua telapak tangannya.
Hal yang membatalkan tayamum
  1. Semua perkara yang membatalkan wudhu, seperti buang angin, buang air kecil, buang air besar, dan lain - lain.
  2. Adanya air, bagi orang yang bertayamum karena tidak mendapatkan air.
  3. Adanya kemampuan menggunakan air bagi orang yang bertayamum karena tidak mampu menggunakan air.
Catatan :
Tayamum adalah pengganti wudhu. Maka segala sesuatu yang dibolehkan dengan wudhu, boleh juga dengan tayamum. Seseorang bisa mengerjakan shalat dengan tayamum sebagai pengganti wudhu jika memang ia memenuhi syarat boleh bertayamum.
Boleh juga melakukan shalat lebih dari satu kali hanya dengan sekali tayamum selama belum batal, sebagaimana wudhu.

Inilah sebentuk kemudahan pengamalan syariat Islam bagi umat manusia. Ketika seseorang sedang sakit, dan dikhawatirkan akan bertambah parah sakitnya jika terkena air / memperlambat proses penyembuhan, maka ia bisa bertayamum sebagai pengganti wudhu ketika hendak shalat


Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya agama (Islam) mudah, tidak ada seorang pun yang hendak menyusahkan agama (Islam) kecuali ia akan kalah. Maka bersikap luruslah, mendekatlah, berbahagialah dan manfaatkanlah waktu pagi, sore dan ketika sebagian malam tiba” (HR. Bukhari, dan pada sebuah lafaz Bukhari disebutkan, “Sederhanalah, sederhanalah niscaya kalian akan sampai“)

0 Response to "Tata Cara Mengerjakan Tayamum"